top of page

BETA-UAS dan Drone-Hand Mengoperasikan OMNIBE untuk Cattle Monitoring di Australia Utara

  • Gambar penulis: BETA-UAS
    BETA-UAS
  • 6 Sep 2025
  • 4 menit membaca

BETA-UAS bersama tim Drone-Hand dan HM-Air di Kidman Springs Station
BETA-UAS bersama tim Drone-Hand dan HM-Air di Kidman Springs Station

Pada 5-6 September 2025, BETA-UAS bersama Drone-Hand PTY LTD melaksanakan kegiatan lapangan di Kidman Springs Research Station, Northern Territory, Australia. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan drone untuk cattle monitoring di area peternakan skala besar.


Bagi BETA-UAS, momen ini bukan sekadar demonstrasi produk. Ini adalah kesempatan untuk membawa teknologi UAV Indonesia ke salah satu lingkungan operasi peternakan paling menantang di dunia, belajar langsung dari pelaku industri di lapangan, dan melihat bagaimana drone long-range VTOL dapat mendukung kebutuhan nyata di cattle station.


Kegiatan ini juga menjadi tonggak penting bagi BETA-UAS: OMNIBE menjadi drone buatan Indonesia pertama yang terbang di langit Australia.


Membawa OMNIBE ke Kidman Springs


Dalam kegiatan ini, BETA-UAS menerbangkan OMNIBE, electric fixed-wing VTOL UAV yang dikembangkan dan dirakit di Indonesia. Platform ini dibawa ke Kidman Springs untuk melihat secara langsung bagaimana drone jarak jauh dapat digunakan dalam wide-area livestock monitoring, aerial observation, dan pengumpulan data di area peternakan yang luas.


Australia Utara memiliki karakter operasi yang sangat berbeda dengan Indonesia. Wilayahnya terbuka, jarak antar area sangat jauh, dan kondisi lapangannya menuntut sistem yang benar-benar praktis. Faktor seperti cuaca, komunikasi, akses lokasi, dan kebutuhan operator menjadi bagian penting dari operasional sehari-hari.


Karena itu, pengalaman ini sangat berharga bagi BETA-UAS. Kami tidak hanya datang untuk menerbangkan drone, tetapi juga untuk memahami lebih jelas konteks di mana teknologi ini akan digunakan.


Belajar Langsung dari Operasi Cattle Station


Selama kegiatan berlangsung, tim BETA-UAS mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana operasi udara dilakukan dalam manajemen cattle station di Australia Utara, termasuk dari pengalaman tim Heli-Muster Australia.


Helicopter mustering masih menjadi bagian penting dari operasional peternakan di wilayah ini. Karena itu, posisi drone tidak bisa dilihat secara sederhana sebagai pengganti langsung helicopter. Pendekatan yang lebih realistis adalah melihat drone sebagai teknologi pendukung yang dapat melengkapi workflow yang sudah ada.


Untuk kebutuhan cattle monitoring, drone seperti OMNIBE dapat membantu dalam scouting area terpencil, memberikan situational awareness yang lebih baik, mengambil data udara secara berkala, dan mendukung pengambilan keputusan di lapangan.


Hal-hal seperti ini sulit dipahami hanya dari ruang meeting atau uji coba teknis. Kita perlu melihat langsung bagaimana operator bekerja, apa yang mereka butuhkan, dan tantangan apa yang benar-benar mereka hadapi.


Bagi BETA-UAS, ini adalah bagian paling penting dari perjalanan tersebut: mendengar, belajar, lalu menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan nyata.


Kolaborasi dengan Drone-Hand


Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Drone-Hand PTY LTD, perusahaan Australia yang fokus mengembangkan solusi drone-based livestock monitoring.


Drone-Hand membawa pemahaman pasar lokal, software untuk livestock monitoring, serta pengalaman langsung mengenai kebutuhan cattle operators di Australia. Di sisi lain, BETA-UAS membawa OMNIBE sebagai platform long-range VTOL drone yang dirancang untuk misi mapping, monitoring, dan inspection.


Kolaborasi ini membuka ruang untuk pengembangan solusi yang lebih lengkap, bukan hanya dari sisi drone, tetapi juga dari sisi software, data, workflow, dan penerapan di lapangan.


Mengapa Fixed-Wing VTOL Relevan untuk Cattle Monitoring


OMNIBE dirancang sebagai fixed-wing VTOL UAV. Artinya, drone ini dapat takeoff dan landing secara vertikal tanpa runway, tetapi tetap memiliki efisiensi terbang seperti pesawat fixed-wing.


Konfigurasi ini sangat relevan untuk area seperti cattle station di Australia Utara. Di wilayah yang luas dan terpencil, operator tidak selalu memiliki akses ke runway atau area takeoff yang ideal. Dengan kemampuan VTOL, drone dapat dioperasikan dari lokasi yang lebih fleksibel. Sementara itu, konfigurasi fixed-wing memberikan endurance lebih panjang dan cakupan area yang lebih luas dibandingkan multirotor konvensional.


Untuk cattle monitoring, kombinasi antara fleksibilitas deployment dan kemampuan menjangkau area luas menjadi nilai yang sangat penting.


Tonggak Baru untuk Teknologi Drone Indonesia


Melihat OMNIBE terbang di Australia menjadi momen yang sangat berarti bagi BETA-UAS.


Pencapaian ini mewakili proses panjang pengembangan, pengujian, dan iterasi yang dilakukan oleh tim Indonesia. OMNIBE bukan hanya dibawa ke luar negeri sebagai produk, tetapi juga diuji dalam konteks yang benar-benar berbeda dari lingkungan operasi di Indonesia.


Bagi kami, ini adalah langkah penting untuk menunjukkan bahwa teknologi UAV yang dikembangkan dan dirakit di Indonesia mampu masuk ke pasar global, beradaptasi dengan kebutuhan internasional, dan ikut menjawab tantangan operasional di berbagai sektor.


Menuju Autonomous Livestock Monitoring yang Lebih Praktis


Ke depan, livestock monitoring tidak akan ditentukan oleh drone saja. Sistem yang benar-benar berguna akan lahir dari kombinasi antara aircraft, software, data, dan workflow operasional yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.


Pengalaman di Kidman Springs memberikan gambaran yang lebih jelas bagi BETA-UAS dan Drone-Hand mengenai apa yang perlu dikembangkan selanjutnya, mulai dari autonomous mission workflow, metode pengambilan data, integrasi software, hingga prosedur operasi yang cocok untuk kondisi cattle station di Australia Utara.


Bagi BETA-UAS, kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan yang lebih besar: membangun sistem UAV yang bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga relevan, adaptif, dan benar-benar membantu pekerjaan di lapangan.



Apresiasi


BETA-UAS menyampaikan apresiasi kepada Drone-Hand PTY LTD, Heli-Muster Australia, tim Kidman Springs Research Station, dan Jacob Holmes atas kesempatan serta dukungan dalam kegiatan ini.


Pengalaman seperti ini sangat penting bagi kami. Teknologi yang baik tidak lahir hanya dari laboratorium atau workshop, tetapi dari proses bertemu langsung dengan pengguna, memahami masalah mereka, dan membangun solusi yang benar-benar bisa digunakan.


Tentang OMNIBE


OMNIBE adalah electric fixed-wing VTOL UAV yang dikembangkan oleh BETA-UAS untuk misi long-range mapping, monitoring, dan inspection. Dengan kemampuan integrasi payload yang fleksibel dan cakupan area yang luas, OMNIBE dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan di sektor agriculture, livestock, energy, infrastructure, mining, dan environmental monitoring.


Tentang BETA-UAS


BETA-UAS adalah perusahaan unmanned aircraft systems asal Indonesia yang mengembangkan platform drone dan solusi aerial data untuk kebutuhan industri, pertanian, infrastruktur, dan pemerintahan. Melalui teknologi UAV yang dikembangkan secara lokal, BETA-UAS berkomitmen mendukung operasi lapangan yang lebih efisien, berbasis data, dan scalable, baik di Indonesia maupun pasar internasional.

Komentar


bottom of page